Cagar Budaya

Warisan sejarah dan budaya yang dimiliki Nagari Siguntur.

Daftar Cagar Budaya

Data berikut dikelola melalui halaman administrator.

Rumah Gadang Kerajaan Siguntur
lihat foto lengkap ->

Rumah Gadang Kerajaan Siguntur

Siguntur II, Dharmasraya

Rumah Gadang Kerajaan Siguntur menjadi salah satu cagar budaya tidak bergerak yang ada di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar). Rumah Gadang Kerajaan Siguntur tercatat sebagai cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumbar dengan nomor inventaris 04/BCB-TB/A/18/2007. Lokasi Rumah Gadang Kerajaan Siguntur ini tepatnya berada di Jalan Kampung Siguntur, Desa/Kelurahan/Nagari Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung. Sedangkan secara geografis, situs cagar budaya Rumah Gadang Kerajaan Siguntur 119 Mdpl. Rumah Gadang Kerajaan Siguntur ini memiliki luas bangunan ± 16 m x 6 m lahan ± 50 m x 50 m. Bangunan berada di daerah padat pemukiman dengan bentang lahan datar.
Untuk mencapai lokasi dapat menggunakan kendaraan roda empat dan dua, lokasi berada lebih kurang 4 km dari simpang Sikabau (Jalan Lintas).

Makam Raja-raja Siguntur
lihat foto lengkap ->

Makam Raja-raja Siguntur

Tepi Sungai Batanghari, sekitar 4 km dari Simpang Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kompleks Makam Raja-raja Siguntur terletak di tepi Sungaai Batanghari, sekitar 4 km dari Simpang Sikabau, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Situs ini mudah diakses melalui kendaraan roda dua maupun empat, berada di lahan datar bersebelahan dengan Masjid Tua Siguntur. Kompleks seluas 40 x 24,5 meter ini menjadi tempat peristirahatan raja dan keluarga Kerajaan Siguntur. Terdapat sekitar dua belas makam, sebagian besar tanpa nisan, dengan jirat dari bata dan batu berpesi semen. Enam makam utama berhasil diidentifikasi sebagai raja-raja Siguntur dari Sultan Muhammad Syah hingga Sultan Abu Bakar Tuanku Bagindo Ratu IV.

Masjid Tuo Siguntur
lihat foto lengkap ->

Masjid Tuo Siguntur

Siguntur II, Dharmasraya

Majid Tuo Siguntur terletak di Jorong Siguntur II, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Suamatera Barat. Masjid ini merupakan peninggalan Kerajaan Siguntur yang di perkirakan telah berusia lebih dari seratus tahun. Bangunan berarsitektur tradisional Minangkabau ini memiliki denah persegi dengan atap limas berundak dan tiang utama dari kayu ulin. Di sekelilingnya terdapat makam raja-raja Siguntur di sisi utara dan rumah gadang peninggalan kerajaan di sisi timur. Ketiganya ditetapkan sebagai cagar budaya pada tahun 2007. Walaupun telah mengalami beberapa kali pemugaran, masjid ini tetap menjadi simbol penting warisan sejarah dan keislaman masyarakat Siguntur.

Candi Padang Roco
lihat foto lengkap ->

Candi Padang Roco

Jorong Padang Roco, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Situs Candi Padangroco di jorong padangroco, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. merupakan salah satu peninggalan arkeologi masa klasik terpenting di sumatera. kompleks ini terdiri atas beberapa bangunan candi yang awalnya ditemukan dalam bentuk gundukan tanah (munggu). Hasil penelitian dan pemugaran arkeologis mengungkap struktur dasar candi, menunjukkan peran kawasan ini sebagai pusat aktifitas politik dan keagamaan pada masa klasik. selain struktur bangunannya, kawasan padangroco menyimpan beragam artefak penting seperti keramik asing dari Tiongkok, Jepang, dan India. Temuan ini mengindikasikan aktifitas perdagangan internasional yang intensif dan meunjukkan bahwa padangroco, meskipun terletak di pedalaman Hulu Sungai Batanghari